About

Sejarah Singkat Lambang Liver Bird

Wednesday, March 20, 2013


Salam, Ngek, Gubrak!!! - Lambang ‘Liver Bird’ pertama kali muncul di seragam Liverpool FC pada partai final Piala FA tahun 1950. Lambang yang secara signifikan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool ini mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi 1955/56 dimana gambar ‘Liver Bird’ berada di dalam lingkaran ouval dan tulisan L.F.C berada di bawah ‘Liver Bird’. Lambang versi ini bertahan sampai tahun 1968.
Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk memperkenalkan lambang klub yang lebih modern. Lambang ‘Liver Bird’ langsung disulam ke seragam pemain dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki ‘Liver Bird’ dan menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan sampai tahun 1987, dimana pada tahun 1985 sponsor seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.

Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka lambang Liverpool pada tahun 1987 mengalami perubahan yang ke 3. Lambang ‘Liver Bird’ kembali berada di dalam tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah ‘Liver Bird’ tidak di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun 1992, dimana Liverpool FC akan mengadakan perayaan hari jadi yang ke 100 tahun.
Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub mengalami perubahan yang cukup signifikan. Penambahan ornamen ‘Shankly Gates’ dengan tulisan ‘You’ll Never Walk Alone’ di atas tameng ‘Liver Bird’ dimaksudkan untuk mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam tameng terdapat tulisan Liverpool Football Club 100 tahun dan lambang ‘Liver Bird’. Kemudian di bawah tameng ada tulisan angka 1892-1992.

Tahun 1993 lambang klub kembali berubah dengan penambahan kobaran api kembar di kedua sisi tameng ‘Liver Bird’. Kobaran api kembar ini untuk mengenang para Liverpudlian yang menjadi korban pada tragedi Hillsborough. Lambang Liverpool terakhir ini tidak banyak mengalami perubahan sampai dengan tahun 1999. Lambang Liverpool FC yang sekarang ini dibuat pada tahun 1999 hanya dengan komposisi 2 warna. Tetapi sejak tahun 2002, lambang Liverpool FC dibuat dengan ‘full colour’ seperti sekarang ini.

Tahun 2012 Liver Bird lagi-lagi mengalami perubahan. Bukan perubahan sebenarnya, hanya lambang Liver Bird dikembalikan ke era kejayaan Liverpool. Kembali ke masa 1968 dimana Liver Bird bebas tanpa tameng dan lebih simpel. Dan pada tahun 2012 juga Liverpool cerai dengan Adidas sebagai penyedia jersey, Liverpool menggaet apparel baru yaitu Warrior.

Rujukan: Berbagai sumber

Sejarah Singkat Liverpool FC

Tuesday, March 19, 2013


Salam, Ngek, Gubrak!!! - Liverpool didirikan pada tanggal 15 Maret 1892 sebagai akibat perseteruan antara Komite Everton FC dengan John Holding sebagai Presiden Klub yang juga pemilik stadion Anfield. Sebelumnya pada tahun 1891 John Houlding, sebagai penyewa dari Stadion Anfield, membeli tanah tersebut secara langsung dan mengusulkan meningkatkan harga sewa dari £ 100 sampai £ 250 per tahun. Everton, yang telah bermain di Anfield selama tujuh tahun, menolaknya dan terjadi perseteruan.

Liverpool tahun 1892-93
Akibat dari perseteruan itu, Everton akhirnya pindah ke stadion Goodison Park dan John Holding menjadikan stadion Anfield sebagai kandang Liverpool sampai sekarang.
Klub sempat diberi nama Everton FC and Athletic Grounds, Ltd., atau diringkas Everton Athletic, namun Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menolak mengakui ada dua tim bernama Everton. Pada bulan Juni 1892, John Houlding akhirnya memilih nama Liverpool F.C. sebagai nama baru, dan Liverpool menjelma menjadi kekuatan serius di kompetisi sepak bola Inggris.
Mengawali debutnya sebagai klub sepak bola profesional Liverpool bermain di Liga Lancashire dan berhasil menjadi juara sebelum akhirnya bergabung dengan Divisi II Liga Inggris (sekarang bernama Football League Championship) pada musim 1893-94. Pada musim pertamanya di Divisi II, Liverpool langsung menjadi juara dan berhak untuk promosi ke Divisi I (sekarang bernama Liga Primer Inggris). Liverpool tidak menunggu lama untuk menjadi juara liga, karena pada musim pertamanya di Divisi I ini (1900-01), Liverpool sukses menjuarai Divisi I dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian.

Final Piala FA pertama dilakukan pada tahun 1914, meskipun akhirnya mereka dikalahkan Burnley 1-0. Setelah itu Liverpool berhasil meraih juara liga 2 musim berturut-turut yaitu musim 1921-22 dan 1922-23, namun tidak mendapatkan tropi lagi sampai musim 1946-47 ketika berhasil meraih gelar liganya yang ke 5. Setelah berada di Divisi I selama lebih dari 50 tahun, akhirnya Liverpool mengalami kemerosotan dan terdegradasi ke Divisi II pada musim 1953-54.
Beberapa saat setelah Liverpool dikalahkan oleh Worcester City, klub di luar Football League pada Piala FA musim 1958-59, Bill Shankly ditunjuk sebagai manajer pada bulan Desember 1959. Shankly merombak tim secara besar-besaran dengan melepas 24 pemain lama dan menggunakan sebuah ruangan di stadion Anfield untuk menggelar rapat kepelatihan. Ruangan ini di namakan 'The Boot Room' yang berhasil melahirkan manajer-manajer legendaris Liverpool di kemudian hari.
Di ruangan inilah Bill Shankly dan anggota 'Boot Room' lainnya seperti Bob Paisley, Joe Fagan dan Reuben Bennett mulai membangun kekuatan Liverpool yang membuat iri tim lain. Hasil dari renovasi yang dilakukan oleh Bill Shankly mulai membuahkan hasil ketika berhasil promosi kembali ke Divisi I pada musim 1961-62 dan menjadi juara liga pada musim 1963-64.


Dikutip dari wikipedia


Tokoh Kunci Nazi

Sunday, March 3, 2013

Salam, Ngek, Gubrak!!! - Nazi, sebuah partai yang pernah berkuasa di Jerman, jelas tak lepas dari nama seorang Adolf Hitler. Seorang yang dianggap menjadi biang keladi pecahnya Perang Dunia ke-2. Memang tak bisa dipungkiri, meski pada faktanya Hitler tidak bekerja sendiri, namun dialah yang menjadi otak dan penggerak Nazi. Bukan hanya itu, hal yang menurut saya fenomenal adalah, dia mampu membawa Jerman yang seusai Perang Dunia ke-1 menjadi menderita dalam cengkraman Sekutu, namun dalam waktu singkat mampu terbebas dari Sekutu dan menjadi penguasa Eropa. Seusai kalah perang pada PD 1, Jerman seperti sebuah negara yang pesaitan, dimana Jerman harus tunduk pada perjanjian Versailess akibat PD 1.

Isi perjanjian Versailess:

  1. Jerman harus menarik mundur pasukannya dari Prancis, Belgia, Luksemburg, dan Prusia Timur
  2. Jerman harus menyerahkan sebagian wilahnya seperti Rheinland, Sudentenland, sebagian Prusia Timur, serta menyerahkan koloninya di Afrika dan Pasifik.
  3. Jerman harus menyerahkan kembali Provinsi Alsace dan Loraine yang diperoleh ketika Perang Prusia-Prancis pada tahun 1871
  4.  Jerman harus menyerahkan 5.000 artileri, 25.000 senapan mesin, 5.000 lokomotif, 5.000 truk, 15.000 gerbong, 1.700 pesawat tempur (bomber), serta semua kapal selam dan semua kapal perang Jerman harus dikirim ke Scape Flow untuk dibagi-bagikan oleh sekutu.
  5. Jerman harus memberikan ganti rugi sebesar 5 milliar dolar AS dalam bentuk emas atau yang setara mulai bulan Mei 1921.
  6. Jerman tidak boleh memiliki tank, pesawat tempur, bomber, dan kapal perang.
  7. Industri perang Jerman akan diawasi dengan ketat.
  8. Jerman hanya boleh memiliki 100.000 tentara.


Perjanjian tersebut tentu sangat merugikan Jerman dan membuat rakyat Jerman seperti diinjak-injak harga dirinya, sehingga secara tak langsung menimbulkan kebencian terhadap dunia. Pada situasi seperti ini, dimana keadaan Jerman sedang dalam keterpurukan, muncullah Adolf Hitler yang kemudian berusaha membangkitkan nasionalisme rakyat Jerman. Meski Adolf Hitler yang menjadi aktor utama, namun beberapa nama juga ikut menjadi suksessor dalam kedigdayaan Nazi kala itu. Ada beberapa tokoh yang menjadi tokoh kunci dalam menjadikan Nazi Jerman begitu ditakuti pada PD 2. Berikut tokoh-tokoh yang paling berpengaruh dalam tubuh Nazi:

Adolf Hitler (20 April 1889 - 1 Mei 1945)

Hitler dan Partai Nazinya adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Hitler merupakan orang nomor satu dalam Partai Nazi, karena Hitler lah yang memelopori berdirinya Partai Nazi yang sebelumnya bernama Partai DAP (Deutsche Arbeiterpartei) atau Partai Buruh Jerman.

Hermann Goring (12 Januari 1908 - 15 Oktober 1946)

Hermann Goring adalah pemimpin militer Nazi yang berpangkat paling tinggi, yakni Reichmarchall sekaligus pemimpin Gestapo, Polisi Rahasia Nazi. Dia juga dianggap sebagai salah satu pencetus penyerangan terhadap Inggris dalam peristiwa yang dikenal sebagai Pertempuran Britania atau Battle of Britain.

Paul Joseph Goebbels (29 Oktober 1897 - Mei 1945)

Goebbels adalah orang yang sangat menentukan dalam pengambil-alihan kekuasaan parlemen ke tangan Nazi. Seorang tokoh propaganda yang jenius, dan dia juga yang mengobarkan semangat tentara Nazi ketika mental dan semangat mereka terjatuh. Disebabkan kefanatikannya terhadap Nazi dan Hitler, Goebbels ikut bunuh diri bersama keluarganya mengikuti langkah Hitler dengan minum racun dipenghujung akhir kekuasaan Nazi Jerman.

Walter Richard Rudolf Hess (26 April 1894 - 17 Agustus 1987)

Rudolf Hess adalah tokoh terkemuka Nazi, dialah wakil Hitler di Partai Nazi. Menjelang perang terhadap Uni Soviet, dia terbang ke Skotlandia guna merundingkan kesepakatan damai, tetapi ditangkap. Dia diadili di Nuremberg dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dia adalah tokoh yang dipuja-puja dikalangan kaum neonazi.

Otto Skorzeny (12 Juni 1908 - 6 Juli 1975)

Pada mulanya, Skorzeny bukanlah tokoh yang menonjol di Partai Nazi, namun Skorzeny memiliki keunggulan, terutama keberanian dan kenekatannya dalam berperang. Nama Skorzeny terkenal ketika berhasil melakukan misi penyelamatan terhadap Mussolini. Oleh Hitler Skorzeny dijuluki sebagai "pria yang paling berbahaya di Eropa".

Martin Bormann (17 Juni 1990 - Tidak diketahui)

Bormann adalah sekretaris pribadi Hitler, dia yang mengatur semua hal,  dari pidato, mengatur pertemuan, menyederhanakan administrasi, pembuatan surat wasiat hingga terlibat langsung dalam prosesi pernikahan Hitler. Salah satu kontroversi Bormann adalah berita kematiannya yang tidak jelas.

Heinrich Luitpold Himmler (7 Oktober 1990 - 23 Mei 1945)

Himmler adalah pemimpin SS yang juga mengontrol Gestapo serta sebagai ketua palaksana Holocaust. mungkin Himmler adalah seorang petinggi Nazi yang paling kejam dan brutal, sebagai pemrakarsa kamp konsentrasi dia diperkirakan telah menjagal 6-11 juta kaum minoritas. Mereka yang dijagal adalah orang Yahudi, Slavia, Homoseksual, Gipsi dan orang dari banyak bangsa lainnya.

Itulah beberapa tokoh yang menjadi tokoh kunci Partai Nazi dalam beberapa tahun kekuasaannya. Mungkin hampir ditiap buku sejarah selalu mengisahkan tentang kekejaman mereka. Namun apapun itu, keberadaan mereka telah tercatat dalam sejarah, tak peduli seberapa kejam mereka. Setelah keterpurukan yang melanda Jerman, paska PD 1, Hitler muncul sebagai pengobat rasa sakit rakyat Jerman dengan nasionalismenya. Namun, apaun itu, segala bentuk kekejaman bukanlah cara dan jalan yang benar. Lalu bagaimanakah sikap rakyat Jerman sekarang atas apa yang telah dilakukan Hitler dimasa terdahulu? Bukankah Hitler telah menumbuhkan kembali nasionalisme rakyat Jerman, walaupun diakhir kisah ternyata Jerman pun menjadi negara kalah perang pada PD 2. Isu-isu politik seakan memojokan Hitler dan kroninya pada tingkat kekejaman yang sangat brutal. Ya, bagaimanapun, Hitler dan Partai Nazinya telah mencatatkan sejarah penting dalam kehidupan umat manusia. Hingga pada akhirnya pemenang peranglah yang akan membuat berita dan menguasai isu-isu dunia, dalam hal ini adalah Sekutu dam kroni-kroninya. Sebagai gambaran atas perbandingan Nazi, ada baiknya kita menilik bagaimana bangsa Kolonial Belanda pada saat menjajah Indonesia. Kerja paksa yang diselenggarakan Belanda, penindasaan serta kesewenang-wenangan yang saya yakin itu sama kejamnya dengan apa yang dilakukan Nazi. Lalu kenapa sejarah dunia meletakkan seolah-olah Nazi itu lebih menyeramkan ketimbang Kolonial Belanda yang menjajah Indonesia?

Ingatlah, Sejarah itu ditulis oleh sipemenang perang. Lepas belengu kalian dan mulailah berpikir dengan bijak dan adil. Bila kalian memang mengatakan Nazi itu kejam, kalian juga harus lebih keras mengatakan Amerika, Israel dan kroni-kroninya lebih kejam.